novotel5.JPG

.

Who's Online

We have 8 guests online
Customer Service

Adventurindo Promo

Hotel Ritzy Manado


IDR 480.000/R/N

Read more...

Metode Pelatihan

Experiential LearningPendekatan Experiential Learning adalah salah satu cara untuk dapat mendekatkan kenyataan dalam organisasi dengan melakukan kegiatan pelatihan (training) yang berbasis pada pengalaman (Experience-Based). Belajar dari pengalaman adalah salah satu metode training yang dianggap sebagai alternatif metode pelatihan yang baik untuk materi leadership dan team development, personal development serta basic mentality.

Metode pelatihan di alam terbuka sebagai media karena: Membuka peluang untuk pengalaman baru yang bukan permasalahan sehari-hari, Outdoor activities menyentuh aspek: Kognitif, afektif dan psikomotor.

Metode pelatihan di alam terbukaMetode pelatihan di alam terbuka ini terbukti efektif untuk tujuan-tujuan pelatihan yang berhubungan dengan perilaku (behaviour) seseorang, baik sebagai individu maupun dalam perannya ketika berinteraksi dengan kelompok.

Pengalaman para fasilitator pengembangan diri (personal development) menunjukkan bahwa individu yang mengembangkan kemampun inherennya (inner resources) melalui tantangan-tantangan mental dan fisik, selalu lebih siap untuk menghadapi apapun tantangan pekerjaan yang dihadapainya.

Metode pelatihan di alam terbukaBagi perusahaan, pelatihan ini membantu menyiapakan individu-individu yang ada di dalamya untuk berinteraksi membangun kinerja guna meningkatkan prestasi (performance).

Model ini sekaligus juga menjelaskan bahwa aktifitas luar ruang yang dilakukan semata-mata merupakan media. Bukan tujuan atau sasaran pelatihan.

Mengapa metode Outbound Training banyak dipilih?
Metode ini banyak dipilih sebagai salah satu program pelatihan karena:
- Metode ini adalah sebuah simulasi kehidupan komplek menjadi sederhana
- Metode ini penuh kegembiraan karena dilakukan dengan permainan.
- Metode ini menggunakan alam bebas sebagai media belajarnya.
- Metode ini Memberikan keadaan, pengalaman, dan situasi yang nyata untuk mempelajari, menambah, mengasah, dan mengaplikasikan keterampilannya.

Kegiatan Outbound menyentuh 3 aspek: Kognitif, Afektif, dan Psikomotor, melibatkan stimulasi penggunaan logika dan pengetahuan, indera dan perasaan, gerak tubuh, serta melatih peran fungsional individu maupun kelompok. Aktifitas-aktifitas dalam Outbound mengandung unsur pemecahan masalah (Problem Solving) dan berorientasi pada penemuan solusi dan pencapaian sasaran (Solution & Achievement Oriented).

Bagi peserta, perubahan suasana dari aktivitas rutin ke aktivitas yang mengandung olah tubuh di alam terbuka merupakan sesuatu yang menyegarkan. Kesegaran ini dibutuhkan untuk mempersiapkan kondisi psikologis yang siap mencerna materi-materi pelatihan agar pelatihan menjadi efektif.